Senin, 14 Januari 2013

Sejarah FlashDisk



Pengertian USB Flash Drive
USB flash drive adalah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari memori flash dengan terintegrasi interface Universal Serial Bus (USB). USB flash drive bersifat removable dan dapat ditulis ulang (re-write), dan secara fisik ukurannya jauh lebih kecil daripada floppy disk, beratnya kurang dari 30 gr. Kapasitas penyimpanan UFD sebesar 2 terabyte telah direncanakan untuk diciptakan. Pada beberapa UFD memungkinkan dapat menulis / menghapus sampai 100.000 siklus ini tergantung pada jenis dari chip memori yang digunakan dan dapat menyimpan selama 10 tahun. USB flash drive yang sering digunakan untuk tujuan yang sama dengan disket atau CD-ROM. UFD lebih kecil, lebih cepat,memiliki kapasitas lebih besar dan lebih tahan lama. USB Flash drive menggunakan USB mass storage standar, didukung oleh sistem operasi modern, seperti Linux , Mac OS X , Windows , dan Unix. USB drive dengan dukungan USB 2.0 port dapat menyimpan lebih banyak data dan mentransfer data yang lebih cepat dibandingkan disk drive optik lainnya seperti CD-RW atau DVD-RW drive dan dapat dibaca oleh sistem lain seperti Xbox 360 , PlayStation 3 , pemutar DVD dan dalam beberapa ponsel smartphone.

Sejarah
Penemu
Saat ini ada empat entitas yang mengklaim menemukan flash drive USB: Dov Moran dari M-Systems , Pua Khein Seng Phison Elektronik, Teknologi Trek , dan Teknologi Netac . Trek Teknologi dan Netac Technology telah berusaha untuk melindungi klaim paten mereka tersebut. Trek memenangkan gugatan di pengadilan Singapura, tapi sebuah pengadilan di Inggris mencabut salah satu paten Trek di Inggris. Pua Khein-Seng dari Malaysia mengklaim telah memasukkan chip pertama di dunia kontroler USB flash. Saat ini ia adalah CEO dari Phison Electronics Corp yang berbasis di Taiwan.

Produk komersial Pertama
Trek Teknologi dan IBM mulai menjual USB drive flash pertama secara komersial pada tahun 2000. Singapura Trek Teknologi menjual model dengan merek "thumbdrive", dan IBM memasarkan drive tersebut pertama kali di Amerika Utara dengan produk bernama "DiskOnKey" yang dikembangkan dan diproduksi oleh M-Systems sebuah perusahaan yang berbasis di Israel. Memiliki kapasitas penyimpanan 8 MB , lima kali lebih besar daripada kapasitas disket pada waktu itu.  Pada tahun 2000 Lexar memperkenalkan Compact Flash (CF) dengan koneksi USB, dan kabel USB untuk hub USB.

Generasi Kedua
Modern flash drive menggunakan USB 2.0 konektivitas. Namun, UFD saat ini tidak menggunakan penuh kecepatan transfer 480 Mbit/s (60MB / s). Kecepatan transfer file bervariasi pada UFD, Kecepatan dalam satuan Mbyte per detik seperti "180X" berarti 180 x 150 KiB/s. Beberapa UFD dapat membaca data hingga 30 megabyte / s (MB / s) dan menulis data sekitar setengahnya. Kecepatan Transfer Ini sekitar 20 kali lebih cepat dari USB 1.1 pada kecepatan penuh yang terbatas pada kecepatan maksimum 12 Mbit / s (1,5 MB / s).

Generasi Ketiga
Seperti USB 2.0 sebelumnya, USB 3.0 menawarkan kecepatan transfer data secara dramatis meningkat dibandingkan dengan pendahulunya. USB 3.0 mampu mencapai kecepatan transfer hingga 5Gbit / s, dibandingkan dengan USB 2.0 's 480 Mbit / s. Semua perangkat USB 3.0 ke bawah kompatibel dengan port USB 2.0. Meskipun USB 3.0 memungkinkan kecepatan transfer data yang sangat tinggi, tapi sebagian besar USB 3.0 Flash Drives tidak memanfaatkan kekuatan penuh dari interface USB 3.0 karena keterbatasan kontroler memori mereka.

Desain dan implementasi
Salah satu ujung perangkat ini dilengkapi dengan satu konektor Standar yaitu USB . Ada empat bagian yang biasanya ada didalam flash drive:
  • Standar konektor USB - menyediakan antarmuka ke host komputer.
  • Penyimpanan massal USB controller – mikrokontroler kecil di dalam chip ROM dan RAM .
  • NAND flash chip memori - menyimpan data (flash NAND biasanya juga digunakan dalam kamera digital ).
  • Osilator kristal - menghasilkan utama perangkat 12 MHz sinyal clock dan kontrol data output perangkat melalui sebuah phased-locked loop.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar